RSS
Facebook
Twitter

Selasa, 05 Februari 2013

Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis

Web Statis

  • Selalu menampilkan informasi yang sama kepada semua pengguna
  • Keuntungan
    • Cepat dan mudah dalam pengaksesan bahkan oleh orang yang tidak punya pengalaman
    • Ideal untuk menunjukkan cara kerja sebuah situs
    • Cukup satu salinan untuk semua orang
  • Kekurangan
    • Susah dikelola jika situs semakin besar
    • Sulit untuk up to date
    • Kesulitan untuk personalisasi pengunjung


Web Dinamis


  • Perluasan kemampuan html
  • Menggunakan perangkat lunak tambahan
  • Perubahan informasi dalam halaman web dapat ditangani melalui peubahan data, bukan melalui perubahan kode program
  • Aplikasi web dapat dikoneksikan dengan database
  • Perubahan informasi menjadi tanggung jawab operator dan bukan tanggung jawab web master



Perbedaan Web Statis dan Web Dinamis


  • Interaksi antara pengunjung dengan pemilik web
    Dalam web statis tidak dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web. Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum dll
  • Adanya script language yang digunakan
    Web statis hanya menggunakan HTML saja, sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP atau ASP.
  • Penggunaan database
    Web statis tidak menggunakan database karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis menggunakan database seperti mysql, oracle, dll untuk menyimpan dan memproses data
Content
Content dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang diupdate, sementara content dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan lebih sering diupdate
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Design Downloaded from Free Website Templates Download | Free Textures | Web Design Resources